Orang nomor satu di Karimun ini menyadari bahwa selama kepemimpinannya masih terdapat sejumlah kendala yang menjadi hambatan dalam perencanaan pembangunan.
Kendala itu, kata dia, dipicu oleh penurunan pendapatan asli daerah, refocusing anggaran dari pemerintah pusat dan transfer dana pusat yang juga terus alami penurunan menjadi kendala kita dalam proses pembangunan.

“Namun, insya allah saya menyakini kedepannya semua itu akan dapat lebih baik lagi,” ucap Rafiq.
Dirinya juga menyampaikan ribuan terima kasih atas kerja sama semua pihak sehingga pelaksanaan pesta demokrasi di Karimun dapat berjalan baik. Meskipun belum dapat diputuskan karena masih di Mahkamah Konstitusi (MK)
Menurutnya, siapa pun yang ditetapkan oleh MK nantinya, itulah yang akan memimpin kabupaten dengan julukan ‘bumi berazam’ ini.
Dengan begitu, ia mengharapkan agar masyarakat dapat kembali bersatu tidak ada lagi perbedaan politik pasca pesta demokrasi.
“Usai Pilkada, usai juga perbedaan. Mari tatap hari besok dengan lebih baik, kita jalin silaturahmi dengan rasa persatuan dan kesatuan karena ini menjadi modal kita membangun Karimun lebih baik kedepannya,” ucap Rafiq.
“Kepada seluruh elemen masyarakat saya mengucapkan terimakasih atas dukungannya dan doanya selama 5 tahun ini kepada kami sebagai Bupati dan Wakil Bupati Karimun,” tutupnya. (yra)





