Plt Kadisdik Karimun Tinjau Hari Pertama Belajar Tatap Muka di Sekolah

Lebih lanjut, apabila siswa dilakukan pemeriksaan dan didapati suhunya di atas 37,5 derajat celcius serta memiliki gejala COVID-19 seperti demam, batuk kering dan lain sebagainya.

Plt Kadisdik Karimun Fajar Horison Abidin (foto: yra)

Fajar mengatakan, siswa tersebut akan dipisahkan terlebih dahulu untuk melakukan pemeriksaan selanjutnya sampai benar-benar kondisinya dapat dipastikan.

Bacaan Lainnya

Mengenai hal tersebut, ia berharap agar orang tua siswa dapat berperan aktif melihat kondisi anaknya apakah memiliki gejala atau tidak sebelum berangkat ke sekolah.

Pasalnya, apabila terdapat gejala-gejala COVID-19, siswa tersebut dibolehkan untuk sementara waktu belajar dari rumah atau daring.

“Peran orang tua di rumah ini yang penting, jika anaknya punya gejala jangan dibiarkan ke sekolah karena belajar tatap muka ini dibolehkan bukan diwajibkan,” ungkapnya.

Kemudian, Fajar menyebutkan ada syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh pihak sekolah untuk lolos verifikasi melaksanakan belajar tatap muka.

Adapun syarat tersebut diantaranya menyediakan pengecekan suhu sebelum siswa masuk sekolah, cuci tangan, hand sanitizer, masker dan di dalam kelas hanya diperbolehkan berjumlah 50 persen dari jumlah total siswa.

“Pengawasan secara berkala akan kita lakukan dan untuk evaluasi pelaksanaan belajar tatap muka itu dilakukan setiap hari sabtu, alhamdulillah belum ditemukan kendala yang berarti. Ini membutuhkan kerja keras, jika ada yang kurang akan kita perbaiki,” ucap Fajar. (yra)

Total Views: 450

Pos terkait