Lebih lanjut, Afriyan mengungkapkan dengan adanya serah terima itu. Pemkab Karimun saat ini dapat meraup Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pelabuhan tersebut.
Sehingga, ia berharap dengan resminya pengelolaan pelabuhan tersebut oleh Pemkab Karimun dapat mendorong perekonomian masyarakat setempat.

Mengingat, pelabuhan Tanjung Batu Kundur memiliki potensi besar karena frekuensi keluar masuk penumpang yang tinggi sebagai pintu masuk yang menghubungkan Riau Daratan dan Provinsi Kepulauan Riau.
“Harapan kita, setelah pelabuhan ini dikelola oleh BUP Karimun akan semakin baik dan maju dengan ramainya penumpang tentu meningkatkan ekonomi di wilayah tersebut seperti, dari sektor perhotelan lalu jasa angkutan darat dan sektor lainnya,’ ungkap Afriyan.
“Dan tentunya semakin ramai dan majunya pelabuhan tersebut dapat memberikan PAD untuk Kabupaten Karimun,” tambahnya.
Diketahui, sebelum masuk wilayah kerja KSOP kelas I Tanjungbalai Karimun, penyelenggaraan pelabuhan Tanjung Batu Kundur dilakukan oleh Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kementerian Perhubungan. (yra)






