
“Lokasi menuju pintu masuk komplek bangunan selalu tertutup rapat, kalau pun terbuka pagi hari waktu pekerja bangunan masuk, dan sore hari waktu anak buahnya pulang.
Dan kami pun tidak tahu berapa pintu yang akan dibangun karena plang IMB-nya berada jauh ke belakang, dan biasanya orang tidak boleh masuk kecuali pekerja dan anak buah sang bos,” kata Anton lagi.
Ketika beberapa media mencoba melihat langsung ke lokasi, terlihat papan IMB yang biasa dikeluarkan oleh Tata kota diletakkan di tengah bangunan yang menjorok ke dalam, tanpa bisa terlihat dari jalan dan hanya pekerja yang bisa melihatnya.
Dan papan IMB tersebut terlihat sengaja ditutupi bagian keterangan berapa unit yang dibangun, sehingga menimbulkan tanda tanya.
Ketika media ini mengkonfirmasi pihak developer yang kata warga sekitar bernama Darwin melalui saluran WA, tidak dibalas.
Baca juga: Suami bakar istri karena cemburu, suami terpaksa ditembak karena melawan polisi






