Medan, JurnalTerkini.id – Walikota Medan Akhyar Nasution langsung bekerja Minggu (6/12/2020) untuk membahas masalah penanganan dampak korban banjir yang melanda Kota Medan, Sumatera Utara.
Rapat dilakukan bersama para camat se-Kota Medan dan Organisasi Perangkat daerah(OPD) untuk mencari solusi penanganan pascabanjir dan upaya penanganan sarana dan prasarana umum untuk segera dimaksimalkan.
Kegiatan yang dilakukan di pendopo rumah dinas Walikota Medan di Jalan Sudarman tersebut merupakan rapat perdana bagi Akhyar Nasution sebagai Pelaksana tugas (Plt) Walikota Medan dengan para camat, setelah masa cuti kampanye selama tiga bulan selesai.
Cuti kampanye ini, bagi Akhyar suatu keharusan karena sebagai Plt walikota Medan ia kembali mencalonkan diri menjadi sebagai Walikota Medan untuk 2021-2024 sesuai amanat undang undang.
Dalam paparannya Akhyar menjelaskan, banjir bandang yang melanda Kota Medan (4/12) berakibat terhambatnya layanan publik dan 26.671 orang dari 8.608 Kepala Keluarga (KK) menderita.
Di hadapan para camat dan OPD, Akhyar Nasution mengatakan ,agar para kepala lingkungan dan Petugas Penanganan Prasarana dan sarana umum (P3SU) yang tidak tersampak banjir untuk ikut membantu kecamatan yang terdampak.
Dia menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan Kota Medan agar memfungsikan sarana kesehatan, klinik dan sebagainya dan tetap memantau kesehatan para korban banjir.





