Salah seorang warga Medan Sunggal Ujang mengatakan, banjir belum surut karena Sungai Sunggal yang berada di sekitar lokasi juga masih meluap.
Dia menduga hal ini karena masih terjadinya hujan, sejumlah warga ada yang memilih mengungsi di rumah sanak saudara.
“Ada juga sejumlah warga yang mengungsi di kantor kelurahan bang,” ujar Ujang.

Hujan yang terus menerus mengguyur sepanjang pagi dan siang ini membuat aparat Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tetap siaga untuk menghindari hal hal yang tidak diingini.
Tim Reaksi Cepat BPBD Medan melaporkan terdapat 6 orang hilang dan ribuan unit rumah terendam.
“Kita masih tetap siaga untuk menjaga kemungkinan perkembangan. Termasuk untuk yang hilang, kita masih kumpulkan data pastinya,” ujar Kabid Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik BPDB Sumut, Mega Hadi Kristianto, Sabtu (5/12/202).
Informasi dihimpun, banjir di Kota Medan merendam 2.773 unit rumah dengan 1.983 kepala keluarga (KK) dan 5.965 jiwa, tersebar di 7 kecamatan dan 13 kelurahan.
Banjir disebabkan hujan deras sejak Kamis (3/12) malam hingga Jumat (4/12) dini hari sehingga membuat sungai meluap dan tanggul jebol. (ronald)





