Kisah Pilu Diana, Bocah di Karimun 8 Tahun Hidup Tanpa Anus

Diana, bocah di Karimun 8 tahun hidup tanpa anus. (Foto: yra)
Diana, bocah di Karimun 8 tahun hidup tanpa anus. (Foto: yra)

Ayah dari Diana, Ilyas mengatakan bahwa saat berumur 2 bulan sang anak sempat mendapat rujukan ke salah satu rumah sakit di Pekanbaru, Riau.

Tetapi, Ilyas memutuskan untuk kembali membawa pulang Diana karena dokter menyebut sang anak hanya bisa dilakukan operasi ketika sudah berusia tiga bulan.

Bacaan Lainnya

“Kami tak punya biaya untuk bolak-balik dan selama berada disana pak, jadi kami pulang,” ujar Ilyas kepada JurnalTerkini.id, Kamis (12/11/2020).

Dengan segala keterbatasan karena Ilyas sendiri sehari-harinya bekerja sebagai Nelayan sedangkan istrinya Lela hanya sebagai ibu rumah tangga.

Keduanya memutuskan untuk merawat sang anak secara mandiri sembari menguatkan dan menjaga sang anak agar tetap mendapatkan keseharian seperti anak-anak normal lainnya.

“Kami merawatnya secara mandiri, kami ingin anak kami tetap kuat menghadapi cobaan ini, karena terkadang ia juga malu apabila ada orang yang ingin melihat apalagi mengambil gambar perutnya,” kata Ilyas.

Total Views: 627

Pos terkait