Karimun (Jurnal) – DPRD Karimun, Kepulauan Riau menyoroti sejumlah proyek di Pulau Kundur yang terbengkalai sementara anggaran yang digunakan untuk pembangunan proyek tersebut mencapai puluhan miliar rupiah.
“Seharusnya proyek-proyek itu difungsikan agar anggaran yang digunakan tidak sia-sia, atau terkesan proyek mubazir,” kata Ketua DPRD Karimun Muhammad Asyura ketika berkunjung ke Pulau Kundur, pekan lalu.
Proyek yang terbengkalai atau tidak difungsikan, antara lain terminal pelabuhan Syahbandar Tanjungbatu yang dibangun Dinas Perhubungan Provinsi Kepri, yang selesai beberapa tahun lalu namun belum difungsikan.
Kemudian, pembangunan tanggul penahan banjir rob dari Kundur Utara menuju Kundur yang juga terbengkalai, dan sang kontraktor dikabarkan kabur.
Pembangunan Rumah Sakit Kundur, menurut dia, juga mengalami hal yang sama. Padahal, kata Asyura, masyarakat Pulau Kundur telah lama menginginkan rumah sakit tersebut selesai. (rdi/haluankepri.com)





