“Ya kebutuhan belajar yang diutamakan jangan yang lain-lain, dimana masa pandemi Covid-19 cara belajar sudah modern secara daring,” imbuhnya
Sementara itu, ibu tua Sulaiman, Hasanah terharu dengan kunjungan dan bantuan MPI sehingga anaknya itu tidak kesulitan lagi belajar secara dalam jaringan atau daring (online).
“Alhamdulillah, terima kasih kepada MPI yang telah membantu anak saya,” ucap Hasanah.
Ibu rumah tangga ini menjelaskan jika dia memang memiliki handphone android namun kondisinya juga tidak cukup bagus dan sudah retak-retak.
“Kami kan keluarga yang tidak berada, HP cuma 1 dan itupun retak seribu,” katanya sambil menangis.
Nurhasanah juga juga berharap pihak sekolah bisa mempertimbangan kembali keputusan yang diberikan kepada anaknya Sulaiman. (abd)
Baca juga: Sempat buang BB ke parit, pria diduga pengedar sabu diringkus di Kotabaru






