Biaya Produksi Melonjak, Perumda Tirta Mulia Karimun Rencanakan Penyesuaian Tarif Air 30 Persen

Direktur Perumda Tirta Mulia Karimun Ferry Kurniawan RUPS tahun buku 2025
Direktur Perumda Tirta Mulia Karimun Ferry Kurniawan memberikan keterangan usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 di rumah dinas Bupati Karimun, Jumat (26/6/2026) sore. (JurnalTerkini.id/Rusdi)

KARIMUN JurnalTerkini.id – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Mulia Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, merencanakan penyesuaian tarif air bersih hingga 30 persen bagi seluruh golongan pelanggan akibat melonjaknya biaya operasional pada tahun berjalan 2026.

Direktur Perumda Tirta Mulia Karimun, Ferry Kurniawan, usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Jumat (26/6/2026) menyampaikan bahwa rencana tersebut merupakan arahan dari Bupati Karimun selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) merespons tingginya harga bahan kimia pengolahan air di pasar domestik yang terdampak situasi geopolitik global.

Bacaan Lainnya

“Kenaikan harga bahan baku vital seperti soda, alium, dan kaporit mencapai hingga 70 persen. Peningkatan biaya produksi yang ekstrem ini mengharuskan manajemen melakukan kalkulasi ulang tarif, mengingat penyesuaian terakhir dilakukan pada tahun 2018 silam,” ujar Ferry usai RUPS yang digelar di rumah dinas Bupati Karimun.

Baca juga: Perumda Tirta Mulia Karimun Bukukan Laba Rp837 Juta

Meski demikian, Ferry menegaskan bahwa kebijakan penyesuaian tarif ini tidak akan langsung diterapkan. Pihaknya akan terlebih dahulu melakukan koordinasi intensif dengan pemasok bahan kimia serta menggelar sosialisasi secara masif kepada masyarakat pelanggan.

“Sebetulnya kita belum pernah menyesuaikan tarif sejak 2018. Sementara harga bahan kimia untuk pengolahan terus naik, apalagi ada perang di Timur Tengah. Kita akan hitung ulang sehingga penyesuaian tarif ini benar-benar proporsional,” katanya. (rdi)

Total Views: 31

Pos terkait