
“Pelabuhan itu merupakan salah satu akses masyarakat setempat untuk menyeberang atau melakukan aktifitas bepergian dan besok (Rabu) pelabuhan sudah bisa digunakan oleh masyarakat,” jelasnya.
Diketahui, aktifitas pelabuhan Desa Sebele cukup aktif setiap harinya. Ada delapan kapal yang bersandar setiap hari di pelabuhan tersebut.
“Kapal sandar 8 kali sehari. Tujuan trayek kapal yaitu Balai, Kundur Utara,” ucap Bowo.
Sebelumnya, kondisi pelabuhan Desa Sebele tersebut cukup tidak nyaman. Dimana beberapa bagian sudah ada yang berkarat dan miring karena tergerus oleh waktu. (yra)
Baca juga: Dewan Tinjau Proyek di Sebele






