Selain itu, ia juga berpesan kepada Tim Gugus Tugas agar dapat melaporkan kepada masyarakat secara berkala atau berkesinambungan, mengenai perkembangan COVID-19 secara menyeluruh sampai ke pelosok pulau-pulau di Kabupaten Karimun.
Menurutnya, hal itu dapat membuat masyarakat lebih mengetahui informasi terbaru sehingga dapat bersama-sama mencegah penyebaran wabah virus yang menyerang sistem pernapasan tersebut..
“Termasuk juga dengan penetapan zona di setiap Kecamatan, Kelurahan dan Desa, sehingga begitu statusnya disampaikan dan bisa diketahui, kewaspadaan masyarakat pun bisa lebih ditingkatkan,” jelas Rafiq.
Rencana kampanye dialogis berikutnya, Rafiq baru akan menjadwalkannya setelah debat kandidat yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karimun selesai.
“Jadwal kampanye dialogis berikutnya adalah ke Kecamatan Belat, kalau tidak ada halangan dan melihat situasi kondisi yang ada, kemungkinan baru akan kami lanjutkan pada Rabu pekan depan (28/10/2020),” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Rafiq juga mendoakan semoga langkah tim gugus tugas dalam menekan angka COVID 19 di Kabupaten Karimun dapat terwujud.
“Tim gugus tugas dan masyarakat harus bersama-sama untuk berupaya mencegah penyebaran COVID-19 seperti mematuhi protokol kesehatan, inssyaallah kita bisa memutus mata rantai penyebaran virus tersebut,” pungkasnya.
Diketahui, saat ini Karimun mencatat total 88 kasus COVID-19 sejak munculnya kasus pertama pada bulan Maret tahun 2020 lalu.
Dengan rincian, 33 pasien masih dinyatakan positif COVID-19 dan 12 orang diantaranya dikirim ke RSKI Galang Kota Batam karena tidak mampu ditampung di RSUD Muhammad Sani.
Kemudian, 4 pasien positif meninggal dunia dan 51 pasien lainnya telah dinyatakan sembuh dari virus tersebut. (yra)
Baca juga: Kampanye di Bukit Senang, Iskandarsyah janjikan 5.000 lapangan pekerjaan





