Menkomdigi Kecam Keras Tindakan Militer Israel Tahan Jurnalis Indonesia dalam Misi Kemanusiaan Gaza

Menkomdigi Meutya Hafid menyampaikan keterangan kepada awak media di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Jumat (27/03/2026). (komdigi.go.id)

Jakarta, JurnalTerkini.id – Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat dan menahan rombongan misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di perairan Mediterania Timur menuju Gaza.

Di dalam rombongan tersebut, diketahui terdapat sejumlah jurnalis asal Indonesia yang tengah menjalankan tugas jurnalistik untuk meliput misi kemanusiaan internasional tersebut. Mereka adalah Bambang Noroyono dan Thoudy Badai dari Republika, serta Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo.

Bacaan Lainnya

Menkomdigi Meutya Hafid menyatakan keprihatinan yang mendalam atas insiden penahanan yang menimpa para awak media nasional tersebut. Menurutnya, keselamatan seluruh warga negara Indonesia (WNI), khususnya insan pers yang bertugas di wilayah konflik, harus menjadi prioritas utama.

“Kami mengikuti dengan penuh keprihatinan kabar mengenai jurnalis Indonesia yang tengah menjalankan tugas peliputan dalam misi kemanusiaan menuju Gaza. Di tengah situasi konflik, keselamatan warga negara Indonesia termasuk insan pers harus selalu menjadi perhatian kita semua,” ujar Meutya dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Lebih lanjut, Meutya menegaskan bahwa kehadiran jurnalis di garda terdepan adalah untuk membawa suara kemanusiaan sekaligus menyampaikan fakta-fakta objektif kepada publik dunia. Oleh sebab itu, ia menuntut agar kerja-kerja jurnalistik dihormati dan diberikan ruang aman yang mutlak, terlebih di tengah situasi krisis kemanusiaan seperti yang terjadi di Gaza saat ini.

Berdasarkan data dan informasi yang dihimpun dari Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu), pihak militer Israel setidaknya telah menahan sedikitnya 10 kapal yang tergabung dalam misi kemanusiaan global tersebut. Beberapa di antaranya yang berhasil teridentifikasi meliputi Kapal Amanda, Kapal Barbaros, Kapal Josef, dan Kapal Blue Toys.

Total Views: 27

Pos terkait