Menurutnya para pemimpin perlu segera dalam mengambil tindakan untuk mengirm satu dokterr ke satu desa.
“Paling tidak ada langkah-langkah komplit yang dapat di lakukan masyarakat, jangan ditunda-tunda, saya rasa memang perlu ambil tindakan untuk mengirim satu dokter.” ujar Nurdin.
Nurdin juga menyampaikan agar pemimpin daerah kembali terfokus pada janji-janji politik yang telah dijanjikan kepada masyarakat serta mumpuni dalam mempelajri situasi geopolitik yang ada.
“Kita tahu pak bupati sedang fokus untuk investasi namun bagaimanapun ini mengenai pelayanan, masyarakat ingin bagaimana pak bupati memenuhi janjinya 5000 tenaga kerja, berhati-hatilah dalam menggunakan potensi supaya tepat sasaran. Para pemimpin daerah perlu berhati-hati dalam mempelajari situasi geopolitik dunia,” akhiri Nurdin.
Sementara itu, Halim ketua RT 01/01 kampung Medan kelurahan Moro Utara kecamatan Moro mengungkapkan pelayanan kesehatan baik dalam bentuk rawa inap maupun proses surat rujukan berjalan tidak lancar.
“Semenjak kejadian kepala puskesmas Moro ketangkap sehingga untuk sekarang ini pimpina puskesmas moro tidak ada sehingga untuk rawat inap dan melakukan proees surat rujukan.” sebutnyaz
Ada harapan agar pemerintah daerah akan mengadakan 1 dokter meskipun hanya- pulau.
“Kami berharap untuk pemerintah daerah khususnya bupati Karimun apalagi beliau selaku putra Moro untuk pengadaan dokter meskipun hanya satu orang tapi paling tidak menetap di Moro untuk kepentingan masyarakat,” lanjutnya.
Ia juga sempat memberikan keluhana mengenai kekurangan dokter hingga tidak adanya dokter di pulau atau desa tertentu. Ia berharap adanya 1 dokter do pulau Moro yang menetap sehingga kepengurusan rawa inap dan rujukan berjalan dengan lancar.
“Berhubung kami juga sudah melakukan dan memberikan informasi kepada teman-teman dari Moro yang mungkin sedikit dekat dengan pak Bupati namun tetap tidak ada perubahan, makanya kami berkunjung kerumah pak Nurdin berharap beliau bisa melakukan sedikit pendekatan kepada pak Bupati,” harapnya.(edy)




