Tembilahan, JurnalTerkini.id – Seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM. Corola Indah 2, Daus (23) korban yang beralamat di Parit 8 Gg Cendana dinyatakan terjatuh dan hilang di perairan Sungai Jepun, Kelurahan Sungai Perak, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau.
Perahu dengan mesin tempel GT6 hendak mengambil kayu cerocok untuk bahan bangunan berangkat dari Tembilahan Sabtu (10/10), pada pukul 23.00 WIB menuju Tanjung Lajau, di tengah perjalanan cuaca kurang bersahabat, angin badai, sehingga nakhoda memutuskan untuk lego jangkar.
“Dalam situasi cuaca angin ribut pada saat itu ABK (Daus) akan melakukan lego jangkar namun naas daus tercebur ke sungai dan hilang,” jelas Nakhoda KM Corola Indah 2, Putra.
Selanjutnya, Putra menghubungi orang tuanya Yanto (50), dan yanto menghubungi Polairud Tembilahan untuk meminta pertolongan, kata salah seorang personel Polairud Tembilahan, Yuhendra.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas Pekanbaru) memberangkatkan Tim Rescuer Pos SAR Tembilahan setelah mendapat informasi kecelakaan kapal pada pukul 10.20 WIB, Minggu (11/10/2020.
Selanjutnya Tim Rescuer Pos SAR Tembilahan bergerak menuju Lokasi kejadiaan dan berkoordinasi dengan Unsur yang terlibat BPBD, Polairud Polres Inhil.
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian Korban di lokasi kejadian pada titik koordinat 0°18’45.94″S 103°16’51.72”E .
Hingga berita ini diturunkan korban masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan. (abd)





