KAB TANAH DATAR, Jurnalterkini.id — Sebuah bangunan mushola berdiri megah di kawasan SMAN 1 Batipuh, yang berada di Jalan Raya Solok-Padang Panjang di Nagari Batipuh Baruah, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Dinding bangunan batu bata yang masih belum plester masih dominan terlihat.
Dari luar arsitektur bangunan tampak modern dengan corak islami yang menghiasi, dari dalam bangunan terlihat cukup besar dan megah seperti mesjid akan tetapi bangunan ini masih selesai karena keterbatasan biaya.
Musholla itu bernama Al Azhar yang merupakan sebagai tempat pusat ibadah sekaligus sarana pembinaan keagamaan bagi siswa-siswi SMAN 1 Batipuh masih belum maksimal digunakan.
Dengan kondisi seadanya tersebut mushola Al Azhar ini sudah digunakan utk shalat jumat utk kebutuhan internal sekolah karena sudah Fullday. Untuk pelaksana seperti khatib dan imam ikut melibatkan peserta didik sekaligus sebagai tempat dan sarana untuk mencetak ulama muda.
Kepala SMAN 1 Batipuh, Hendra Arinal mengatakan kepada Suara Indonesia sangat berharap jika ada donatur yang ingin membantu penyelesaian pembangunan mushola ini, sebab finishing pembangunan masih memerlukan dana yang cukup besar.
“Kita berharap ada donatur baik itu dari pemerintah atau masyarakat untuk membantu penyelesaian pembangunan mushola di sekolah kita agar dapat dimaksimalkan dalam menunjang kegiatan keagamaan,” ujar Hendra Arinal pada Sabtu (7/2/2026).
Hendra menaksir membutuhkan sekitar Rp 1.5 miliar lebih untuk bisa menyelesaikan finishing pembangunan musholla. “Diperkirakan Rp1.5 miliar lebih diperlukan untuk melanjutkan penyelesaian pembangunan mushola kita ini” katanya.
Ia menambahkan telah berupaya semaksimal bersama komite dan pengurus musholla untuk mencari donatur tetapi belum membuahkan hasil.
“Kita telah cukup banyak mengirimkan proposal baik ke Pemerintah Daerah, Anggota DPRD, maupun masyarakat lainya, namun sampai saat ini belum membuahkan hasil.
Disamping itu, Hendra menegaskan sekolahnya akan terus mengembangkan kegiatan keagamaan dengan menghadirkan berbagai kegiatan yang mendorong kreativitas siswa seperti pengisi khutbah Jum’at, ceramah agama dan lain sebagainya.
Hendra berharap ada donatur yang bisa membantu penyelesaian pembangunan mushola agar bisa mendukung kegiatan keagamaan warga sekolah dan masyarakat sekitar. (Dion).





