KAB LIMA PULUH KOTA, Jurnalterkini.id – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Barat, Bapak Kunrat Kasmiri, melakukan kunjungan kerja ke Lapas Kelas III Suliki, Rabu (04/02/2026). Kehadiran beliau menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara jajaran Kanwil dan Lapas, sekaligus memberikan arahan strategis terkait pelaksanaan tugas pokok dan fungsi pemasyarakatan.
Dalam kunjungan tersebut, Kakanwil didampingi oleh Kabid Pembinaan, Bapak Akhmad Widodo, Kabid Perawatan Pengamanan dan Kepatuhan Internal, Bapak Seno Utomo, serta Kabid Pembinaan dan Pelayanan, Bapak Zulfikri. Kehadiran jajaran kanwil ini menunjukkan komitmen Kanwil Ditjenpas Sumbar dalam memberikan perhatian menyeluruh terhadap pembinaan, pengamanan, dan pelayanan di Lapas.
Kepala Lapas Kelas III Suliki, Bapak Farid Wajdi, bersama jajaran struktural, pegawai, serta peserta magang menyambut hangat kedatangan Kakanwil dan rombongan. Suasana penuh keakraban tercipta sejak awal, memperlihatkan semangat kebersamaan dan kekompakan seluruh unsur di Lapas Suliki.
Kedatangan Kakanwil disambut dengan penampilan talempong oleh warga binaan, sebuah bentuk apresiasi budaya yang menambah kehangatan suasana. Tidak hanya itu, residen rehabilitasi Lapas Suliki turut mempersembahkan yel-yel penuh semangat, mencerminkan keberhasilan program pembinaan yang berjalan di lembaga tersebut.
Rangkaian kegiatan berlanjut dengan peninjauan area brandgang. Kakanwil bersama jajaran menyaksikan langsung pojok kerja warga binaan yang tengah membuat kerajinan tangan dan jas hujan. Kreativitas dan keterampilan yang ditampilkan menjadi bukti nyata bahwa pembinaan di Lapas Suliki berjalan produktif dan memberikan manfaat bagi warga binaan.
Selain itu, Kakanwil juga meninjau area pertanian dan perikanan yang dikelola warga binaan. Program ini tidak hanya mendukung kemandirian, tetapi juga memberikan bekal keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan setelah warga binaan kembali ke masyarakat. Hal ini sejalan dengan tujuan pemasyarakatan untuk membentuk individu yang lebih mandiri dan produktif.
Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan area dapur, ruangan kerja serta poliklinik. Kakanwil memastikan pemenuhan makan warga binaan sesuai dengan aturan dan standar gizi, memastikan ruang kerja pegawai nyaman serta memastikan poliklinik Lapas Suliki sesuai standar dan tentunya dapat memeberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada seluruh warga binaan.
Kegiatan ditutup dengan pengarahan dan penguatan tugas pokok serta fungsi kepada seluruh jajaran pegawai dan peserta magang Lapas Kelas III Suliki. Tidak hanya Kakanwil, seluruh kabid yang hadir turut memberikan motivasi dan arahan. Penguatan ini diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme, dedikasi, serta semangat kerja seluruh jajaran dalam menjalankan tugas pemasyarakatan dengan penuh integritas. (Dion).





