Melampaui Target, Realisasi Investasi Batam 2025 Tembus Rp69,3 Triliun

ka-ki: Kepala BP Batam Amsakar Achmad, Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra dan Deputi Bidang Investasi BP Batam Fary Francis (humasbpbatam)
ka-ki: Kepala BP Batam Amsakar Achmad, Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra dan Deputi Bidang Investasi BP Batam Fary Francis (humasbpbatam)

Diversifikasi Global dan Dominasi Singapura

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menyoroti komposisi investor yang semakin matang. Singapura tetap menjadi motor utama, disusul oleh Taiwan, RRT, Malaysia, hingga negara-negara Eropa seperti Belanda dan Swiss.

Bacaan Lainnya

“Struktur ini menunjukkan Batam semakin terintegrasi dalam rantai pasok global. Kita tidak lagi sekadar menjadi hub logistik, tapi pusat manufaktur regional yang dipercaya pasar internasional,” kata Li Claudia.

Lonjakan PMDN: Sinyal Kepercayaan Domestik

Sisi menarik lainnya adalah lonjakan tajam Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, melaporkan realisasi PMDN melonjak 125,90 persen secara year-on-year, dari Rp8,16 triliun di tahun 2024 menjadi Rp18,43 triliun pada 2025.

Sementara itu, Penanaman Modal Asing (PMA) juga kokoh di angka Rp25,58 triliun.

“Kenaikan PMDN ini adalah sinyal kuat bahwa investor domestik memiliki kepercayaan tinggi terhadap stabilitas Batam di tengah volatilitas global,” jelas Fary.

BP Batam menekankan bahwa pengukuran investasi ini berbasis pada aset produktif nyata—seperti mesin dan fasilitas produksi.

Dengan capaian Rp69,30 triliun, Batam menutup tahun 2025 dengan menegaskan posisinya sebagai lokasi produksi paling efisien dan kompetitif di Asia Tenggara. (*/rdi)

Total Views: 560

Pos terkait