Karimun (Jurnal) – Ketua Komisi I DPRD Karimun, Provinsi Kepulauan Riau M Taufik menyoroti pembangunan yang digagas pemeritah daerah karena ia nilai belum merata dan berasas manfaat.
Taufik mengatakan banyak daerah, terutama daerah pulau-pulau kecil masih tertinggal dibandingkan pembangunan di Pula Karimun Besar.
Ia mencontohkan Pulau Belat Kecamatan Belat yang baru dimekarkan dari Kecamatan Kundur Utara. Akses transportasi di Belat, menurut dia masih memprihatinkan, kemudian Belat belum memiliki kantor camat sehingga roda pemerintahan jadi terhambat.
“Harusnya, sejak Belat dibentuk jadi sebuah kecamatan, pembangunan yang utama dilakukan disana adalah mendirikan kantor kecamatan, karena pusat kegiatan pemerintahan di sebuah kecamatan ada disana. Jadi, bagaimana camatnya bisa bekerja maksimal sementara kantornya sendiri belum dibangun secara representatif,” kata Taufik di Tanjungbalai Karimun belum lama ini.
Pembangunan lain yang harus menjadi skala prioritas di Kecamatan Belat, kata Taufik adalah pembangunan ruas jalan sepanjang 15 kilometer yang menghubungkan empat desa di Kecamatan Belat, yakni Desa Sebele, Desa Lebuh, Desa Penarah dan Desa Sei Asam. Jika jalan itu dibangun, maka roda ekonomi masyarakat akan semakin tumbuh.
“Insya Allah pembangunan kantor Camat Belat dan menyelesaikan pengerjaan ruas jalan sepanjang 15 kilometer bisa dilaksanakan pada 2016 mendatang. Karena usulan pembangunan tersebut sudah disampaikan masyarakat Belat saat digelarnya Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Belat belum lama ini,” ungkap Taufik lagi.
Selain pembangunan ruas jalan 15 kilometer dan kantor camat, lanjut Taufik, masih ada beberapa usulan lain yang disampaikan masyarakat diantaranya penyediaan sarana listrik, batu miring, tanggul dan sarana fisik lainnya yang menjadi penunjang ekonomi masyarakat.
“Alhamdulillah, beberapa usulan yang disampaikan masyarakat seperti pembangunan Puskesmas dan balai pertemuan masyarakat sudah dalam tahap pengerjaan. Bahkan, Puskesmas sudah mencapai 80 persen. Semoga pada tahun ini, semua proyek fisik tersebut bisa selesai dan dapat digunakan bagi masyarakat,” terangnya.
Sumber: haluankepri.com





