Masih kata Heri lagi, apabila dilihat data informasi dari KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun terjadi penurunan 19,6 persen dibandingkan pergantian tahun baru 2024-2025 lalu yang ada kenaikan cukup drastis mencapai 69,6 persen.
Begitu juga kata Herry lagi, arus puncak natal ditahun 2025 juga sama terjadi penurunan dibandingkan tahun 2024 lalu. Dimana pada tahun 2025 peningkatan arus puncak natal hanya naik 17 persen, sedangkan arus puncak 2024 lalu 30,5 persen.
” Anda bisa lihat sendiri cukup padat tadi, baik penumpang yang akan berangkat maupun tiba. Ada peningkatan jumlah penumpang 5 persen. Namun, kita pastikan para calon penumpang mendapatkan kursi untuk duduk lebih nyaman,” tuturnya.
Sementara itu pantauan dilapangan, para wisman yang rata-rata membawa keluarga secara antri memasuki ruang tunggu international. Dengan membawa koper maupun kantong yang isinya rata-rata oleh-oleh khas karimun.
” Pulanglah, besok sudah kerja anak saya. Ini liburan di Karimun jumpa keluarga sambil tahun baruan,” kata Sunhok warga Singapura.(*/rdi)






