Update Data Sementara Korban Bencana Sumbar, 126 Meninggal

Proses pencarian korban banjir bandang di Jembatan Kembar Padang Panjang masih terus dikebut. (Foto Dion/Jurnalterkini.id).
Proses pencarian korban banjir bandang di Jembatan Kembar Padang Panjang masih terus dikebut. (Foto Dion/Jurnalterkini.id).

PADANG, Jurnalterkini.id — Bencana hidrometeorologi yang menghantam Sumatera Barat (Sumbar) menyisakan duka yang mendalam. Terutama bagi masyarakat 16 kabupaten dan kota terdampak.

Berdasarkan data terkini pada Minggu, (30/11/2025) yang dihimpun pada Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Penanggulangan Bencana Sumbar per 09.00 WIB, tercatat sebanyak 126 jiwa meninggal dunia, lalu 13 orang luka-luka, dan 86 orang hilang.

Bacaan Lainnya

Dari data tersebut, Kabupaten Agam, Padang Panjang, dan Kota Padang yang paling banyak ditemukan korban jiwa. Terutama di Agam, daerah Salareh Aie banyak korban akibat dilanda bencana longsor.

Selain itu, bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, angin kencang, dan longsor ini juga menyebabkan 119.018 jiwa terdampak, dan hingga saat ini terhitung 110.981 jiwa lebih terpaksa mengungsi. (Dion).

Total Views: 486

Pos terkait