Lestarikan Nilai Kesetaraan, Tradisi Makan Berhidang Mengawali Kenduri Warisan Budaya Batam 2025

Makan Berhidang yang digelar di Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam pada Selasa (21/10/2025). (Batam.go.id)
Makan Berhidang yang digelar di Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam pada Selasa (21/10/2025). (Batam.go.id)

Batam, JurnalTerkini.id – Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan mewarnai kegiatan Makan Berhidang yang digelar di Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam pada Selasa (21/10/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian pembuka dari rangkaian Kenduri Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Kota Batam Tahun 2025, yang berlangsung pada 23 hingga 25 Oktober 2025 di Alun-alun Engku Putri, Batam Centre.

Bacaan Lainnya

Acara ini terselenggara berkat kerja sama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah IV Riau dan Kepulauan Riau, Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), serta LAM Batam.

Acara ini dihadiri oleh tokoh adat, pejabat, serta peserta workshop dan seminar kebudayaan. Hadir antara lain Kepala BPK Wilayah IV, Jumhari, Unsur Ketua LAM Batam Samsudin Jafar, dan Kepala Disbudpar Batam Ardiwinata, yang mewakili Wali Kota Batam Amsakar Achmad.

Filosofi dan Makna Kebersamaan

Kepala BPK Wilayah IV, Jumhari, menyampaikan bahwa Makan Berhidang bukan sekadar jamuan biasa, melainkan memiliki nilai spiritual dan sosial yang tinggi.

“Kegiatan makan berhidang ini adalah wujud kita sebagai seorang muslim yang beriman. Sebelum memulai kegiatan Kenduri WBTb, kita wajib menjamu para tamu undangan untuk mendoakan kelancaran acara nanti,” ujar Jumhari. Ia berharap tradisi ini memperkuat nilai kebersamaan dan kemajuan kebudayaan.

Total Views: 535

Pos terkait