Selain tantangan, Firmansyah juga memaparkan berbagai materi kunci, mulai dari pengertian manajemen perubahan, kaitannya dengan reformasi birokrasi, model perubahan, delapan langkah model perubahan, hingga rekomendasi praktis bagi pemimpin sektor publik.
Dorong Pelayanan Cepat dan Mudah
Pj Sekda berharap, para peserta pelatihan membawa dampak positif sekembalinya mereka ke Batam.
“Mudah-mudahan sepulang dari pelatihan yang dilaksanakan di Jogja, Bapak/Ibu membawa perubahan untuk Pemerintah Kota Batam. Saya yakin kalian semua ingin melakukan perubahan di lingkungan Pemko Batam,” ujarnya.
Firmansyah juga berharap, melalui pelatihan ini, wawasan dan kepekaan pejabat Pemko Batam terhadap situasi Kota Batam semakin bertambah, sehingga pelayanan publik dapat terus membaik setiap harinya.
Ia lantas menyampaikan prinsip penting yang harus ditanamkan seluruh ASN dalam melayani masyarakat.
“Kalau bisa dipercepat kenapa harus diperlambat, dan kalau bisa dipermudah kenapa harus dipersulit. Itu sekarang yang harus ditanamkan agar menghasilkan pelayanan yang terus berubah menjadi lebih baik di Kota Batam,” tegasnya. (*/rdi)





