Karimun, JurnalTerkini.id – Bakal Calon Gubernur Kepulauan Riau, Soerya Respationo, mengajak ketiga pasangan bakal calon yang akan maju dalam kontestasi Pilkada Kepri 2020 melakukan kontrak politik bersama untuk mewujudkan pemilu yang damai.
Hal tersebut disampaikannya langsung ketika bertemu para simpatisannya di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Jumat (18/9/2020).
“Saya ingin ketiga pasangan ini nantinya membuat kontrak politik sebagai saudara, untuk mewujudkan pilkada damai, karena menang dan kalah dalam pertandingan adalah hal yang biasa,” ujar Soerya Respationo.
Bukan tanpa alasan, pria yang kerap disapa Romo ini menilai kesepakatan itu memang harus dilakukan, karena dalam pesta demokrasi harus digelar dengan rasa gembira, kebersamaan dan persaudaraan.
Pasalnya, kata dia, dengan mengedepankan Pilkada Damai, tentunya berdampak baik kepada kandidat itu sendiri, agar dapat fokus untuk beradu visi misi dalam meyakinkan masyarakat.
“Kita jangan lakukan fitnah, tidak boleh melakukan black atau negative campaign, karena Pilkada ini adalah pesta yang harus dilaksanakan dengan gembira,” jelasnya.
Soerya yang juga merupakan politisi ulung di Kepulauan Riau ini menuturkan, para kandidat yang notabenenya sebagai calon pemimpin dalam pesta demokrasi ini memang seharusnya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.
“Jangan kita mengajari rakyat tidak kompak dengan satu dan lainnya, seorang pemimpin harus berikan teladan sebagai suri tauladan masyarakat,” ucap Soerya.
Baca juga: Disambut meriah di Karimun, Soerya tak sabar ingin datang lagi






