Kades Desa kalisari Sugijono, TPK DD Riyanto dan Sekdes, monitor Pekerjaan Normalisasi Drainase di RT.06.RW.04 Desa kalisari kecamatan Sayung kab.Demak./Dok.Foto.(jurnalterkini.id/Ponco)
Demak, jurnalterkini.id – Pemerintah Desa Kalisari, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, tengah melakukan normalisasi drainase di wilayah RT 06 RW 04 sebagai upaya antisipatif menghadapi musim penghujan yang diperkirakan akan datang pada akhir tahun ini. Proyek tersebut menyasar jalur alternatif yang menghubungkan Kota Semarang dengan pusat Kabupaten Demak.
Kepala Desa Kalisari, Sugijono, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk respons pemerintah desa terhadap potensi banjir yang kerap mengganggu akses dan aktivitas warga di kawasan tersebut.
“Akses jalan ini sangat penting karena menjadi jalur alternatif menuju Demak dari Semarang. Bila banjir datang, jalan ini tergenang dan sulit dilalui,” ujar Sugijono saat ditemui di lokasi pekerjaan, Senin (16/09/2025).
Proyek normalisasi tersebut dilakukan sepanjang 9,82 meter dengan lebar dua meter. Ketua Tim Pelaksana Kegiatan, Riyanto, menyebutkan bahwa kegiatan ini dibiayai melalui dana desa dengan total pagu anggaran sebesar Rp78 juta, berdasarkan hasil Musyawarah Desa (Musdes).
“Saat ini kami sedang membongkar beberapa jembatan kecil yang menghubungkan rumah warga dengan jalan utama, agar proses normalisasi bisa sesuai dengan ukuran dan peta drainase desa,” terang Riyanto.
Pekerjaan ini meliputi pembenahan struktur saluran air serta penyelarasan ukuran drainase agar sesuai dengan standar tata ruang yang telah ditetapkan dalam gambar teknis desa.
Salah seorang warga RT.06 RW.04 yang enggan disebut namanya berharap agar proyek ini bisa memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam mengurangi genangan air yang kerap terjadi setiap musim hujan.
“Kami berharap, setelah normalisasi ini selesai, banjir tidak lagi terjadi di sepanjang jalan ini. Semoga akses warga juga makin lancar,” ungkapnya.
Proyek ini direncanakan selesai sebelum puncak musim hujan tiba. Pemerintah Desa Kalisari berharap langkah ini menjadi solusi jangka panjang dalam pengendalian banjir di kawasan rawan genangan tersebut.(PH)





