Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memotivasi 2.848 mahasiswa baru Universitas Semarang (USM) dalam acara Pengenalan Akademik dan Kegiatan Mahasiswa (Pakem) USM./Dok.Foto.Humasprov.(jurnalterkini.id/Ponco)
Semarang, jurnalterkini.id — Sebanyak 2.848 mahasiswa baru Universitas Semarang (USM) menerima motivasi langsung dari Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dalam acara Pengenalan Akademik dan Kegiatan Mahasiswa (Pakem) yang digelar di kampus USM, Senin (15/9). Dalam kesempatan tersebut, gubernur mengajak para mahasiswa untuk mulai merancang masa depan sejak awal agar bisa mewujudkan cita-cita sekaligus menjadi tulang punggung perubahan di wilayahnya.
Gubernur Ahmad Luthfi menyatakan bahwa kunjungannya ke USM merupakan bagian dari rangkaian kunjungan ke tujuh perguruan tinggi di Jawa Tengah, sebagai upaya untuk memberikan bekal dan motivasi kepada mahasiswa. Ia menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, tetapi juga memiliki visi misi dalam membangun dan mengubah lingkungan sekitarnya.
“Mahasiswa harus menyadari bahwa dirinya adalah agen perubahan dalam membangun wilayah. Kuliah bukan sekadar menuntut ilmu, tetapi harus punya visi dan misi untuk mengubah daerahnya dan membawa manfaat bagi masyarakat,” kata Ahmad Luthfi.
Dalam arahannya, Gubernur juga membagikan pesan inspiratif yang ia anggap sebagai landasan bagi para mahasiswa untuk menjadi pemimpin masa depan. “Jadilah pemimpin masa depan dengan memulai penempatan diri dari kuliah. Mulailah dengan kegagalan agar kelak bahagia dengan keberhasilan. Mengakarlah kuat di bumi Nusantara. Terbanglah tinggi di langit dunia,” ujarnya.
Menurut Ahmad Luthfi, menjadi pemimpin bukan sekadar posisi, melainkan sikap mengorbankan kepentingan pribadi demi kemaslahatan orang banyak. Pemimpin yang baik harus memiliki jiwa melayani, komunikasi yang efektif, serta mampu memberikan solusi atas berbagai permasalahan di masyarakat.
Rektor USM, Prof. Supari, menyambut positif motivasi yang diberikan Gubernur. Ia menilai bahwa kedekatan Ahmad Luthfi dengan kalangan mahasiswa sangat membantu mendorong semangat generasi muda untuk berkontribusi lebih luas. USM juga berkomitmen mendukung berbagai program pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui kolaborasi nyata.
“Sejak berdiri, USM selalu mendukung program-program Jawa Tengah. Kami siap menjadi mitra aktif, melalui kegiatan KKN tematik dan program lainnya, untuk membantu merealisasikan visi gubernur. USM adalah kampus kerakyatan yang terus bersinergi dengan pemerintah daerah,” kata Supari.
Beberapa program kolaborasi antara USM dan Pemprov Jateng yang sudah berjalan meliputi peningkatan sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan provinsi, pengentasan kemiskinan, serta inovasi di bidang energi.
Mengenai upaya pengentasan kemiskinan, USM memberikan beasiswa senilai total Rp 3 miliar setiap tahun kepada sekitar 400 mahasiswa kurang mampu dan dari keluarga miskin ekstrem. Rektor Supari menjelaskan, “Ini merupakan salah satu bentuk kontribusi kami untuk memutus lingkaran kemiskinan, dengan menjangkau mereka yang biasanya tidak terpikirkan untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Kami berusaha mendatangi dan memberikan bantuan agar mereka bisa kuliah.”
Dengan motivasi dari gubernur dan dukungan penuh dari kampus, diharapkan para mahasiswa baru USM dapat menjadi generasi penerus yang cerdas, berdaya saing, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan Jawa Tengah dan Indonesia.
(PH)






