Kefiatan Rembuk Stunting dalam rangka menyusun langkah-langkah aksi percepatan penurunan stunting untuk Tahun Anggaran 2026.desa Jetaksari kec.Sayung Demak./Dok.Foto.(jurnalterkini id/Ponco)
Demak, jurnalterkini.id – Pemerintah Desa Jetaksari, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, menggelar kegiatan Rembuk Stunting dalam rangka menyusun langkah-langkah aksi percepatan penurunan stunting untuk Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Balai Desa Jetaksari dan dihadiri oleh Camat Sayung Sukarman, Kepala Desa Jetaksari Sunaryo, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), para ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, serta pendamping desa,(14/08/25)
Dalam sambutannya, Camat Sayung Sukarman menekankan pentingnya keterlibatan aktif semua elemen masyarakat dalam upaya penanggulangan stunting. Ia menyampaikan bahwa pemerintah desa perlu memperkuat koordinasi lintas sektor dan menjalin komunikasi aktif dengan pihak kecamatan dan instansi terkait.
“Penanganan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan sinergi semua pihak, mulai dari pemdes, kader kesehatan, hingga peran serta masyarakat. Selain itu, saya mendorong agar BUMDes bisa diberdayakan untuk mendukung program ketahanan pangan sebagai salah satu strategi pencegahan stunting,” tegas Sukarman.
Senada dengan camat, Kepala Desa Jetaksari Sunaryo menyampaikan komitmennya dalam mendukung program nasional penurunan stunting melalui berbagai intervensi berbasis desa. Ia menuturkan bahwa rembuk stunting menjadi forum penting untuk mengidentifikasi permasalahan, merumuskan rencana aksi, serta mengoptimalkan pemanfaatan dana desa untuk kegiatan prioritas yang mendukung tumbuh kembang anak.
“Kami akan mengarahkan program-program desa yang lebih responsif terhadap isu stunting, mulai dari perbaikan sanitasi, peningkatan gizi balita, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga,” ujar Sunaryo.
Rembuk stunting ini merupakan bagian dari tahapan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting yang bertujuan untuk memastikan bahwa intervensi yang direncanakan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Hasil rembuk akan menjadi dasar penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2026.
Kegiatan ini diakhiri dengan doa bersama oleh seluruh peserta dengan harapan serta sebagai bentuk komitmen bersama dalam menurunkan angka stunting di Desa Jetaksari secara terukur dan berkelanjutan.(PH)





