
Beliau juga melanjutkan terkait masukan-masukan dari para fraksi akan dicoba untuk dioptimalkan serta dilakukan secara baik.
“Pada intinya, masukan dari temen-temen DPRD bagaimana kita mandiri dan untuk itu PAD harus kita perbesar salah satu caranya adalah dengan kita mencoba mengoptimalkan peran BUMD termasuk parkiran,” lanjutnya.
Bupati Karimun Iskandarsyah memberi tanggapan mengenai pendapatan dalam sektor parkir yang telah mengalami penurunan.
“Sebenarnya dari dulu memang tidak mencapai target seperti yang telah dilaporkan tadi, untuk itu kami dorong supaya meningkatnya PAD kita. Disamping itu, perusahaan yang kami tuju ini juga telah berpengalaman di 100 daerah kemudian polanya dia setor dulu 100 juta dan yang kedua ia akan investasi sebanyak 2,5 Milyar namun tetap saja akan kami evaluasi.” tanggapnya.
Adapun pergantian Bank Pengkreditan Rakyat menjadi Bank Perekonomian dalam hal menyelamatkan BPR yang sudah berdiri di Kepulauan Riau.
“Itu sudah amanat serta peraturan dari dua tahun yang lalu, termasuk tadinya kita harus menambah modal dasar. Nilai paling rendah itu 5, maka dari itu harus kita selamatkan. Kita tau bahwa BPR Tuah Karimun ini BPR yang pertama kali berdiri di provinsi Kepulauan Riau dan kami akan terus optimis,” ujarnya.





