Kepala Dishub Jateng Arief Djatmiko menyampaikan tuntutan para sopir saat demo tolak zero ODOL di depan Kantor Dishub Jateng./Dok.Foto.(jurnalterkini.id/Ponco)
Semarang, jurnalterkini.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Tengah memastikan akan menyampaikan 16 tuntutan dari sopir truk yang tergabung dalam Aliansi Pengemudi Independen (API) ke Pemerintah Pusat.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dishub Jateng, Arief Djatmiko, usai konsolidasi dengan API dalam aksi damai menolak kebijakan Over Dimension Over Loading (ODOL) di depan Kantor Dishub Jateng, Semarang, Senin (23/6/2025).
Arief menegaskan bahwa tuntutan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan pusat dalam penyusunan regulasi yang lebih berpihak pada kondisi lapangan.
Ia juga menilai bahwa perusahaan seharusnya ikut bertanggung jawab dalam pelanggaran muatan karena sopir hanya menjalankan tugas.
Dishub juga berencana mengaktifkan kembali jembatan timbang untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas dan akan menyosialisasikan pemanfaatannya.
Ketua Umum API, Suroso, meminta Pemerintah Pusat segera merespons tuntutan yang disampaikan melalui Pemprov, Dishub, dan Polda Jateng.
Jika tidak ada respon, API mengancam akan melakukan aksi mogok nasional. Selain itu, Suroso juga menyoroti maraknya pungutan liar (pungli) di jalan yang sangat merugikan sopir truk.(PH)





