Lebih lanjut, dijelaskannya meski siswa diminta belajar di rumah, para guru dan tenaga pendidik lainnya tetap harus datang ke sekolah seperti biasa.
Sambungnya, perihal rencana dibukanya sekolah pada 28 September 2020, pihaknya tidak dapat memastikan hal itu karena sewaktu-waktu bisa berubah karena tergantung perkembangan kasus COVID-19.
“Kita sudah koordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan, apabila ada penambahan kasus lagi maka kita akan kembali berkoordinasi dengan Pak Bupati soal jadwal masuk sekolah,” tutup Bakri.
Diketahui, Dinas Pendidikan Karimun segera mengeluarkan surat edaran dan disampaikan ke sekolah-sekolah terkait perubahan jadwal masuk sekolah tersebut. (yra)
Baca juga: Iskandarsyah-Anwar bertengger di 66 persen





