Suasana penumpang arus balik di stasiun Daop 4 semarang.
Semarang, jurnalterkini.id – Tiga hari arus balik Lebaran 2025, yakni Rabu hingga Jumat (2–4 April), terjadi lonjakan signifikan jumlah penumpang kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang, PT. KAI Daop 4 semarang telah memberangkatkan lebih dari 94 ribu penumpang selama arus balik Lebaran.
Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, mengungkapkan bahwa pada periode tersebut, hari dengan jumlah keberangkatan tertinggi terjadi pada Kamis (3/4/2025) atau H+2 Lebaran, dengan total keberangkatan sebanyak 33.167 penumpang dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 4 Semarang.
“Jumlah keberangkatan penumpang tertinggi terjadi di Stasiun Semarang Tawang dengan 23.291 penumpang, disusul oleh Stasiun Semarang Poncol dengan 17.704 penumpang,” kata Franoto pada Sabtu (5/4/2025).
Selain itu, Stasiun Tegal mencatatkan 14.688 penumpang, Stasiun Pekalongan dengan 11.794 penumpang, Stasiun Pemalang 6.361 penumpang, Stasiun Cepu 6.208 penumpang, dan Stasiun Ngrombo dengan 4.467 penumpang.
Franoto menambahkan, untuk hari ini, jumlah keberangkatan penumpang diperkirakan masih tinggi. Berdasarkan data pagi ini, tercatat sebanyak 29.901 penumpang telah berangkat, dan jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat menjadi lebih dari 31 ribu penumpang sepanjang hari.
Sementara itu, untuk kedatangan penumpang, tercatat ada 89.476 penumpang yang tiba di stasiun-stasiun wilayah Daop 4 Semarang, dengan rata-rata kedatangan sekitar 29.825 penumpang per hari. Kedatangan tertinggi terjadi pada Rabu (2/4/2025) atau H+1 Lebaran, sebanyak 32.271 penumpang.
Franoto juga memprediksi bahwa puncak arus balik Lebaran diperkirakan akan terjadi pada Minggu (6/4/2025) atau H+5, dengan jumlah keberangkatan diperkirakan mencapai hampir 34 ribu penumpang.
“Untuk itu, KAI mengimbau kepada masyarakat yang belum memiliki tiket agar segera melakukan pemesanan agar bisa mendapatkan jadwal perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujarnya.
Meskipun puncak arus balik diperkirakan terjadi pada tanggal tersebut, Franoto menambahkan bahwa banyak pelanggan memilih untuk kembali lebih awal guna menghindari lonjakan penumpang.(PH)






