Pemkab Demak Gelar Musrenbang RKPD 2026 dan Forum Konsultasi Publik RPJMD 2025-2029

Demak,.jurnalterkini.id – Pemerintah Kabupaten Demak mengadakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Tahun 2026 sekaligus Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 di Pendopo Kabupaten Demak. Kegiatan ini merupakan forum strategis dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, guna mewujudkan perencanaan yang lebih efektif dan partisipatif.

Bacaan Lainnya

Kepala Bapperida Demak, Masbahatun Niamah, S.Si., menyampaikan bahwa penyelenggaraan forum ini sangat penting untuk memastikan perencanaan pembangunan berbasis data dan aspirasi publik. Dengan menghasilkan dokumen perencanaan yang berkualitas, Pemerintah Kabupaten Demak berharap pembangunan daerah dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Demak, dr. Hj. Esti’anah, S.E., mengungkapkan tantangan yang masih dihadapi oleh Kabupaten Demak dalam proses pembangunan. Ia menekankan perlunya inovasi dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai kunci untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan daya saing daerah

Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, Akhmad Sugiharto, S.T., M.T., dalam paparannya mengungkapkan bahwa RPJMD 2025-2029 menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,5%-6,3%, penurunan tingkat kemiskinan hingga 7,79%, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 78,95 pada tahun 2030. Dengan sinergi dan inovasi yang kuat, ia optimis bahwa Pemerintah Kabupaten Demak dapat mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Ketua DPRD Kabupaten Demak, H. Zayinul Fata, S.E., yang mengikuti acara secara virtual melalui platform Zoom, menegaskan pentingnya kesinambungan pembangunan infrastruktur dan peningkatan layanan publik. Ia juga menyoroti perlunya perhatian khusus bagi wilayah pesisir serta sektor pertanian, yang menjadi pilar utama perekonomian daerah. Dalam rangka mendukung visi pembangunan daerah, prioritas pembangunan tahun 2026 akan mencakup peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, pemulihan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM serta sektor produktif lainnya, serta pembangunan infrastruktur strategis.

Perwakilan Bappeda Provinsi Jawa Tengah juga hadir untuk memberikan arahan terkait sinergi antara kebijakan pembangunan daerah dan provinsi. Harapannya, kolaborasi yang erat ini dapat mempercepat pencapaian target pembangunan serta memastikan program-program daerah selaras dengan kebijakan nasional dan provinsi.

Acara ini dihadiri oleh Bupati beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Demak, perwakilan Bappeda Provinsi Jawa Tengah, serta 320 peserta dari berbagai sektor. Melalui forum ini, diharapkan dapat tersusun perencanaan pembangunan yang lebih inovatif, efektif, dan berorientasi pada kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Demak.(PH)

Total Views: 534

Pos terkait