Anggota Koramil 10/Plg Bersama Satgas TMMD Ke-123 Kodim 0314/Inhil Terus Gesa Pekerjaan Sasaran Fisik Rehabilitasi Jembatan di Desa Mumpa

Foto anggota Koramil 10/Plg melaksanakan pengerjaan sasaran fisik TMMD ke- 123 di desa Mumpa kecamatan Tempuling, kabupaten Indragiri Hilir)
Foto anggota Koramil 10/Plg melaksanakan pengerjaan sasaran fisik TMMD ke- 123 di desa Mumpa kecamatan Tempuling, kabupaten Indragiri Hilir)

Indragiri Hilir, – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-123 Kodim 0314/Inhil yang digelar di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus menunjukkan perkembangan signifikan, terutama pada sasaran fisik rehabilitasi jembatan yang terletak di Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling. Anggota Koramil 10/Pelangiran bersama Satgas TMMD ke-123 terus menggencarkan pekerjaan untuk memastikan proyek tersebut selesai tepat waktu dan memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.

Pekerjaan rehabilitasi jembatan ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat Desa Mumpa yang selama ini terbatas akibat kondisi jembatan yang rusak. Jembatan tersebut merupakan jalur utama yang menghubungkan beberapa desa di sekitarnya, sehingga kerusakan pada jembatan ini telah menghambat mobilitas warga dan distribusi barang, terutama hasil pertanian yang menjadi komoditas utama masyarakat setempat.

Pembangunan kembali jembatan ini dipercepat oleh kerjasama yang solid antara TNI, pemerintah setempat, serta warga desa yang turut serta dalam proses pengerjaan. Para anggota Satgas TMMD ke-123 Kodim 0314/Inhil bersama masyarakat bergotong-royong setiap hari, bekerja keras untuk merehabilitasi jembatan yang semula dalam kondisi rusak parah menjadi lebih kokoh dan aman untuk dilalui.

Sejak dimulainya pengerjaan pada awal bulan februari 2025, suasana gotong royong di lapangan terlihat sangat kental. Warga Desa Mumpa sangat antusias terlibat dalam proyek ini, mereka membantu anggota TNI dalam setiap tahap pekerjaan mulai dari pembongkaran jembatan lama, pengangkutan material, hingga proses pembangunan jembatan baru.

Salah satu warga, Siti Aisyah (45), mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada TNI yang telah memperhatikan infrastruktur desa mereka. “Kami sangat bersyukur dengan adanya bantuan dari TNI dalam rehab jembatan ini. Sebelumnya, jembatan ini sering sekali rusak dan sangat membahayakan, terutama saat musim hujan. Kini, kami bisa beraktivitas lebih aman dan lancar,” ujarnya dengan penuh haru.

Dansatgas TMMD Ke-123 Kodim 0314/Inhil, Letkol Inf Fikky Nur Kuncoro Jati, S.H., M.Han.,. menjelaskan bahwa rehabilitasi jembatan ini merupakan salah satu prioritas utama dalam program TMMD ke-123 yang diadakan di Desa Mumpa. Menurutnya, pembangunan infrastruktur seperti jembatan sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara TNI dan rakyat, serta mendorong semangat gotong royong dalam pembangunan daerah.

“Melalui TMMD ini, kami berharap masyarakat Desa Mumpa bisa merasakan manfaat langsung dari perbaikan infrastruktur yang kami lakukan. Selain memperbaiki jembatan, kami juga akan melakukan pembangunan fasilitas umum lainnya, seperti poskamling, jalan desa, dan berbagai kegiatan sosial yang dapat meningkatkan kesejahteraan mereka,” kata Fikky Nur Kuncoro Jati.

Jembatan yang sebelumnya rusak parah kini tengah dalam proses pembangunan dan diharapkan dapat selesai dalam waktu dekat. Pembangunan jembatan ini tentunya akan memberikan dampak positif yang besar bagi perekonomian masyarakat Desa Mumpa dan sekitarnya. Dengan akses yang lebih mudah dan aman, warga setempat dapat dengan mudah menjual hasil pertanian mereka ke pasar-pasar besar di luar desa, yang akan membuka peluang ekonomi baru dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.

Warga Desa Mumpa, , juga menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program TMMD ini. “Kami sangat terbantu dengan adanya TMMD. Jembatan ini adalah satu-satunya penghubung antara desa kami dan daerah lain. Sebelumnya, banyak barang pertanian kami rusak karena keterlambatan pengiriman akibat rusaknya jembatan. Dengan adanya pembangunan ini, kami berharap perekonomian desa bisa berkembang.

Meski demikian, pekerjaan di lapangan tidak tanpa tantangan. Kondisi cuaca yang tidak menentu dan medan yang cukup sulit terkadang memperlambat progres pekerjaan. Namun, berkat semangat kerja keras dan kebersamaan antara TNI dan warga, pekerjaan terus berjalan dengan lancar.

Letkol Inf. Fikky Nur Kuncoro Jati,
menambahkan bahwa, selain memperbaiki jembatan, kegiatan TMMD juga akan dilanjutkan dengan program-program lain seperti penyuluhan tentang kesehatan, pendidikan, serta pelatihan keterampilan bagi warga desa. Ia berharap, keberhasilan TMMD di Desa Mumpa dapat menjadi contoh positif bagi desa-desa lainnya dalam membangun infrastruktur yang dapat menunjang kesejahteraan masyarakat.

Dengan terus berjalannya kegiatan ini, harapan besar pun tertanam agar pembangunan yang dilakukan melalui TMMD dapat memberikan manfaat jangka panjang dan berkelanjutan bagi masyarakat, meningkatkan kualitas hidup, serta mempererat tali persaudaraan antara TNI dan rakyat.

Total Views: 188

Pos terkait