Ekonom: Klaim Pemerintah Bahwa Ekonomi Baik, Tidak Sepenuhnya Benar
Klaim pemerintah bahwa kondisi perekonomian tanah air berada dalam kondisi yang baik juga tidak sepenuhnya benar. Ia menilai pertumbuhan ekonomi di kisaran lima persen ini cukup stagnan dan tidak cukup modal bagi Indonesia untuk bisa menjadi negara maju.
Neraca perdagangan yang surplus, katanya lebih didorong oleh penurunan impor, dan bukan karena kenaikan ekspor. kondisi ini menurutnya cukup berbahaya karena 90 persen impor Indonesia adalah bahan baku dan barang modal.
“Artinya kalau impor menurun, tidak lama kemudian kita akan melihat aktivitas produksi dalam negeri juga akan menurun. Jadi poin-poin tadi not necessary menggambarkan performa ekonomi kita yang membaik. Mungkin perlu hati-hati menyikapinya bahwa isu yang jelas terlihat adalah produktivitas menurun, penciptaan lapangan kerja tidak membaik, dan juga banyak masyarakat turun tingkat kesejahteraannya,” pungkasnya. [voa]
Jaringan: VOA





