Meranti (Jurnal) – Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Provinsi Riau meminta seluruh pejabat dan pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) mengurangi kunjungan luar daerah agar fokus mengejar realisasi fisik dan keuangan tahun 2014 yang hingga periode 6 Agustus masih sangat rendah.
“Semua SKPD harus saling kordinasi secepat mungkin. Kurangi waktu keluar daerah. Jika bisa diwakilkan, tolong wakilkan. Ayo urus pekerjaan kita masing masing,” kata Masrul Kasmy di sela-sela menghadiri seleksi pemain sepak bola di Stadion Purnama Desa Mekong, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Jumat (15/8) pagi.
Rendahnya realisasi fisik dan keuangan per 6 Agustus tahun anggaran 2014 ini tidak terlepas dari kinerja seluruh SKPD.Untuk itu ia berharap agar seluruh SKPD lebih giat dan berkinerja maksimal.
“Perlu digesa. Soal masih adanya SKPD yang belum menyampaikan rencana umum pekerjaan berbentuk fisik untuk proses tender melalui ULP yang diumumkan melalui situs layanan pengadaan barang dan jasa secara elektronik,” tegasnya.
Ia menyayangkan dan menyesalkan realisasi fisik dan keuangan masih di bawah 50 persen sesuai sesuai rapat evaluasi penggunaan APBD Meranti pekan ini.
Padahal tahun lalu, realisasi penggunaan keuangan dan fisik sudah di atas 50 persen. “Ini tidak kami sangka, namun demikian kami yakin seluruh SKPD bekerja maksimal guna pencapaian pelaksanaan pembangunan,” ujar orang nomor dua di Meranti ini.
Apapun alasannya, tutur Masrul, pejabat dan pimpinan SKPD tidak perlu mencari tameng untuk menutupi kesalahannya, yang dilakukan adalah langkah nyata dan cepat.
“Masyarakat kita ingin cepat menikmati pembangunan, bukan ingin alasan yang macam-macam,” kata Wabup.
Dan sangat tidak tepat lagi, lanjut dia, jika masih ada SKPD yang saling tuding terkait keterlambatan penyelesaian pekerjaan mereka.
“Mari cari solusi. Kordinasi secara intens dengan seluruh pihak terkait, jangan didiamkan dan saling tuding. Ini kesalahan kita semua sebagai penanggung jawab,” kata dia lagi.
Selain itu, kata dia menambahkan, jika persoalan yang ada direspon dengan cepat oleh satker masing-masing, ia yakin pada akhir triwulan kedua ini, seluruh pekerjaan fisik sudah berjalan dan tentunya semua kegiatan telah terencana dan terprogram mengingat masih adanya waktu tersiksa.
“Maka saya sekali lagi yakin pembangunan dapat berjalan dengan baik, asal semua SKPD punya komitmen tinggi. Banyak yang harus digesa, seperti sarana fisik pendidikan, kesehatan dan infrastruktur penting lainnya. Maka dari itu kita meminta satker yang ada untuk segera melaksanakan kegiatan mereka yang sudah disetujui oleh dewan,”ulangnya lagi. (Isk)





