Studi Ungkap 610 Spesies Burung Punah dalam 130.000 Tahun

Burung-burung terbang saat seorang perempuan mengendarai sepedanya di Chicago pada tanggal 1 Februari 2013. Sebuah studi baru menemukan bahwa 610 spesies burung dalam 130.000 tahun. (Foto: AP)
Burung-burung terbang saat seorang perempuan mengendarai sepedanya di Chicago pada tanggal 1 Februari 2013. Sebuah studi baru menemukan bahwa 610 spesies burung dalam 130.000 tahun. (Foto: AP)

Burung gajah besar yang tak bisa terbang, endemik Madagaskar, punah setelah manusia tiba di pulau tersebut. Aepyornis maximus, yang tingginya mencapai sekitar 3 meter dan diyakini sebagai burung terbesar yang pernah ada. Di Selandia Baru, burung moa, spesies tak bisa terbang lainnya, juga mengalami nasib serupa. Moa raksasa Pulau Selatan, yang ukurannya hampir sebanding dengan burung gajah, punah setelah manusia menjajah wilayah itu.

Merpati penumpang yang bermigrasi dari Amerika Utara jumlahnya mencapai miliaran, tetapi diburu hingga punah.

Bacaan Lainnya

Menurut para peneliti, 610 spesies burung yang punah itu secara kolektif mewakili 3 miliar tahun sejarah evolusi yang unik. Setiap kepunahan diibaratkan seperti memotong satu cabang pohon kehidupan.

Matthews menyatakan bahwa angka 610 “kemungkinan besar merupakan perkiraan yang terlalu rendah” karena kurangnya data dari beberapa lokasi dan fakta bahwa beberapa spesies yang punah mungkin tidak meninggalkan sisa-sisa kerangka. Terlepas dari angka pastinya, Matthews menegaskan bahwa “sebagian besar kepunahan dalam 50.000 tahun terakhir disebabkan oleh perbuatan manusia.”

Ia memperkirakan lebih dari 1.000 spesies burung akan punah dalam dua abad mendatang, sementara sekitar 11.000 spesies burung kini ada, berusaha mengisi kekosongan ekologi yang kompleks. [voa]

Jaringan: VOA

Total Views: 564

Pos terkait