Natuna, JurnalTerkini.id – Keberadaan Embung Sebayar yang dibangun pada tahun 2022 lalu oleh pemerintah pusat di Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna hingga saat ini belum dapat mendatangkan manfaat bagi masyarakat.
Pembangunan embung tersebut cukup membuat warga khususnya Kecamatan Bunguran Timur bergembira karena harapan besar mereka akan pemenuhan kebutuhan air bersih dapat terpenuhi.
Namun hingga kini, pembangunan embung tersebut belum juga dapat mendatangkan manfaat bagi masyarakat.
Adi, seorang warga Ranai, Kecamatan Bunguran Timur mengaku masih tetap berharap air embung tersebut dapat sesegera mungkin didistribusikan kepada masyarakat sehingga kekurangan air bersih dapat segera teratasi.
“Kami senang dengan adanya pembangunan embung itu, tapi kami juga kesal karena sampai saat ini belum bisa dimanfaatkan,” kata Adi di Ranai, Jumat (27/9/24).
Di sisi lain, kata dia, keberadaan air bersih di wilayah Ibu Kota Kabupaten Natuna masih tetap saja dalam keadaan semula, distribusi air bersih sering kali terganggu akibat dari infrastruktur, sarana dan prasarana air yang masih belum memadai.
Di kesempatan terpisah, Calon Bupati Natuna Nomor Urut 1, Cen Sui Lan menegaskan bahwa Embung Sebayar merupakan hal vital yang harus diperhatikan.
Ia mengaku bahwa dalam kapasitasnya sebagai Anggota DPR RI telah menyampaikan prihal embung tersebut kepada Menteri PUPR.
“Embung sebayar itu sudah saya minta pemipaannya ke Pak Menteri,” kata Cen Sui Lan kepada sejumlah wartawan beberapa waktu yang lalu
Selain dengan Menteri PUPR, ia juga telah berbicara intens dengan Dirjen Kementerian tersebut. Bahkan dalam pembicaraannya itu termasuk mengenai rencana anggaran yang direncanakan mencapai angka Rp. 20 miliar.
Menurutnya, ini semua harus segera dilaksanakan karena kondisi Natuna di musim – musim tertentu terjadi penurunan debit air.
“Agar air embung itu secepatnya dapat dialirkan ke masyarakat, Insya Allah tahun 2025 nanti itu bisa direalisasikan,” ujar Cen Sui Lan. (Ron**)





