Rumah BUMN Latih UMKM Keripik Bayam: Jangan Ragu Buka Usaha Dengan Produk Sama

Para pelaku UMKM peserta pelatihan berpose di sela pelatihan membuat keripik bayam di Rumah BUMN Karimun, Coastal Area, Tanjung Balai Karimun,, Sabtu (31/8/2024). (jurnalterkini.id/jansen)
Para pelaku UMKM peserta pelatihan berpose di sela pelatihan membuat keripik bayam di Rumah BUMN Karimun, Coastal Area, Tanjung Balai Karimun,, Sabtu (31/8/2024). (jurnalterkini.id/jansen)

Karimun, JurnalTerkini.id – Rumah BUMN Karimun yang dikelola BNI kembali melakukan pembinaan terhadap para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Kali ini menggelar pelatihan membuat produk berupa keripik bayam.

Pelatihan ini digelar bagi pelaku UMKM baru yang ingin menekuni usaha keripik bayam pada Sabtu (31/8/2024).

Bacaan Lainnya

“Bahan baku keripik bayam cukup mudah. Proses pembuatannya juga tidak sulit,” kata pengelola Rumah BUMN Karimun Saharudin Frenky pada Minggu (1/9/2024).

Pelatihan ini bertujuan untuk memeriahkan hari kemerdekaan RI yang ke-76 dengan menghadirkan narasumber UMKM hasil binaan yang telah sukses membangun usahanya.

“Pesertanya sekitar 20 orang. Kita hadirkan narasumber yang benar-benar memulai usahanya dari nol hingga berhasil seperti sekarang,” ungkapnya.

Frengky berharap kepada peserta bisa mengikuti jejak narasumber. Sebab, sejak 2017 lalu pelaku UMKM di bawah binaan Rumah BUMN rata-rata 70 persen sukses membangun usahanya. Artinya pelaku UMKM rata-rata naik kelas dimana usahanya sukses.

“Jadi harapan saya, tahun depan pelaku UMKM yang telah mengikuti pelatihan bisa berhasil membangun usahanya,” katanya.

Sementara itu, narasumber Murtini atau sering disebut kanjeng mami mengungkapkan, bahwa mengawali usaha harus tetap semangat, yakin dan jangan ragu-ragu. Walaupun, produknya sama tapi harus berbeda rasanya dan paling penting mutu dan kwalitasnya.

“Paling penting, harus yakin dan jangan ragu-ragulah. Kan, banyak pelaku UMKM produknya sama. Tapi tetap eksiskan, itu artinya produknya yang harus tetap dijaga,” ucapnya.

Sedangkan salah seorang peserta Evi berterima kasih kepada Rumah BUMN Karimun karena telah memberi kesempatan baginya untuk mengikuti pelatihan ini.

“Sangat baguslah bang. Intinya, racikannya itu penting untuk mengawali usaha. Ya, kecil-kecilan dulu. Bisa dijual di konter suami, sambil jaga konter,” tuturnya. (jms)

Total Views: 304

Pos terkait