Mendapat informasi kalau masjid ini dibangun dengan dana swadaya masyarakat, wajar saja kalau orang nomor satu itu tak mau kalah. Kala itu bupati di hadapan kami berkata tidak mungkin rasanya jika dirinya tidak membantu mendukung pendanaan, terutama dari uang pribadinya di samping akan mengalokasikan dana melalui APBD.
Meranti (Jurnal) – Warga masyarakat Desa Mengkirau Kecamatan Putri Puyu berharap Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir merealisasikan janji yang pernah diucapkannya untuk membantu biaya pembangunan Masjid Almuttaqin yang pengerjaannya sudah menelan dana milyaran rupiah dari swadaya masyarakat.
Seperti diungkapkan Ahmad kepada wartawan media ini usai shalat tarawih pekan lalu, dimana mereka mengatakan bahwa, sekitar setahun yang lalu orang nomor satu di Kabupaten Kepulauan Meranti itu pernah berjanji akan mengeluarkan uang kantongnya sendiri guna mendukung penyelesaian pengerjaan pembangunan masjid tersebut. Sayangnya janji tersebut hingga detik ini belum direalisasikan padahal pengerjaannya tinggal finishing.
“Ceritanya begini. Kurang lebih setahun yang lalu, usai makan siang setelah meresmikan pembangunan jalan layang kurang lebih sepanjang 500 meter di Desa Mengkirau, Irwan Nasir menyempatkan diri menunaikan shalat di Masjid Almuttaqin bersama jamaah, ungkap Ahmad beserta puluhan jamaah masjid lainya.
Menurut Ahmad, kala itu bupati sempat memuji atas pembangunan masjid yang dinilai sangat megah, apalagi beliau mendapat informasi, kalau pembangunan masjid ini dananya berasal dari swadaya masyarakat. Bupatipun langsung berjanji akan membantu dana guna mendukung penyelesaian pengerjaan pembangunan masjid almuttaqin yang menghabiskan dana milyaran rupiah itu.
Mendapat informasi kalau masjid ini dibangun dengan dana swadaya masyarakat, wajar saja kalau orang nomor satu itu tak mau kalah. Kala itu bupati di hadapan kami berkata tidak mungkin rasanya jika dirinya tidak membantu mendukung pendanaan, terutama dari uang pribadinya di samping akan mengalokasikan dana melalui APBD.
“Hanya saja, meskipun pengerjaan pembangunan masjid ini sudah memasuki tahap finishing, dan waktu pun sudah berlalu lebih dari satu tahun, mungkin saja Bupati lupa karena banyak kerja, walaupun melalui beberapa teman kita di Selatpanjang pernah kita titip pesan agar disampaikan Pak Bupati, sepertinya sampai saat ini belum ada respon nyata,” tuturnya.
“Ya, waktu itu Pak Bupati pernah janji akan bantu dana kalau perlu dari koceknya, selain dari alokasi APBD guna mendukung pembiayaan pembangunan masjid ini, tapi hingga sekarang belum juga ada informasi jadi tidaknya bantuan bupati itu,” kata salah seorang warga lainya bernama soleh menambahkan. (Isk)





