Karimun apresiasi BC gagalkan penyelundupan tekstil

Perbatasan negara

Dijelaskannya, letak geografis Kabupaten Karimun yang berada di perbatasan negara Malaysia dan Singapura, memang menjadi daerah paling berpotensi lolosnya upaya penyelundupan berbagai barang dari luar negeri tersebut.

Meski begitu, kinerja aparat Bea dan Cukai yang selalu mengawasi keluar masuknya barang di Indonesia, telah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan tersebut.

Bacaan Lainnya

“Kita berbatasan dengan negara tetangga, memang tidak dipungkiri kemungkinan lolosnya upaya penyelundupan seperti ini,” katanya.

“Tetapi aparat Bea dan Cukai selaku pejabat negara yang memiliki kewenangan mengawasi keluar masuknya barang, dapat bekerja dengan baik sehingga menggagalkan penyelundupan ini,” tutur Firmansyah.

Diberitakan, KM Karya Sakti bermuatan ribuan roll tekstil yang diduga akan diselundupkan ke Indonesia berhasil diamankan oleh aparat Bea dan Cukai Karimun di Perairan Pelawan, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Selasa (14/7/2020).

Ketika diamankan, kapal dalam keadaan kosong tanpa anak buah kapal (ABK). Diduga, Abk kapal telah mengetahui pergerakan aparat Bea dan Cukai sehingga mereka berhasil melarikan diri.

Pemkab Karimun apresiasi BC gagalkan penyelundupan tekstil. (yra)

Total Views: 164

Pos terkait