Dinas Perdagangan Karimun Tepis Isu Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Warga antre mendapatkan gas elpiji 3 kg di salah satu pangkalan di Tanjung Balai Karimun, Jumat (14/6/2024). (jurnalterkini.id/yogi)
Warga antre mendapatkan gas elpiji 3 kg di salah satu pangkalan di Tanjung Balai Karimun, Jumat (14/6/2024). (jurnalterkini.id/yogi)

Karimun, JurnalTerkini.id – Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Mikro dan Kecil, dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindagkop UKM dan ESDM) Kabupaten Karimun, menepis isu kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di wilayahnya.

Kepala Disdagkop UKM dan ESDM Karimun, Basori, menjelaskan isu kelangkaan gas elpiji 3 kg kemungkinan besar mencuat akibat panic buying.

Bacaan Lainnya

Baca jurnal berita Karimun berikut: Jelang Idul Adha, Warga di Karimun Bingung Cari Gas Elpiji 3 Kg

“Masyarakat mungkin panik dan membeli gas elpiji dalam jumlah banyak, sehingga menimbulkan kesan kelangkaan,” ujar Basori di Tanjung Balai Karimun, Jumat (14/6/2024).

Basori mengatakan bahwa pada hari ini ada pasokan ribuan tabung gas elpiji bersubsidi tersebut.

Hanya saja, kata dia, pendistribusian ke setiap pangkalan belum merata dan kurang cepat. Hal ini menyebabkan warga antre menyerbu pangkalan yang terlebih dahulu mendapatkan pasokan.

Dia mengatakan telah meminta kepada agen gas elpiji 3 kg untuk menambah sarana pengangkut. Sehingga pendistribusian ke pangkalan-pangkalan lebih cepat dan merata. (yra)

Total Views: 208

Pos terkait