Karimun (Jurnal) – Rosita (35), pasien RSUD Karimun yang kondisinya kritis mengalami pendarahan hebat memerlukan darah golongan B namun pihak rumah kehabisan stok darah, Jumat, (30/5) malam.
Rosita salah satu warga Tanjungbatu, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun yang berobat di RSUD Karimun masih terbaring .
Pihak keluarga mengatakan istrinya memerlukan tiga kantong darah yang bergolongan darah B untuk bisa menjalani operasi istrinya.
“Tapi dari pihak rumah sakit mengatakan stok darah golongan darah B tidak ada,”ucapnya
Rosita sekarang memerlukan tiga kantong darah yang bergolongan darah B untuk malam supaya bisa melakukan operasi, mengingat kondisinya yang sangat begitu lemah.
Apalagi mengingat ia sedang hamil 6 bulan, jadi ia harus malam ini dioperasi di ajurkan dokter rumah sakit ini,”Katanya.
Karena saya udah mengecek ke PMI tapi stok darah untuk golongan darah B tidak ada, jadi pun saya bingung mau mencari kemana lagi.
Juliansyah meminta kepada Pemerintah Kabupaten Karimun dalam masalah ini harus sigap, karena untuk kepentingan masyarakat umum yang berobat.
Ia meminta jangan sampai terulang masalah begini, ini masih sebagian kecil yang kita lihat, mana tahu masih banyak lagi kejadian yang lebih dari ini.
“Kalau sudah begini masyarakat juga yang jadi korbannya,”katanya. (Iqb)





