Enam Bulan Perang Gaza: Kehancuran dan Kematian Tiada Henti

Asap mengepul menyusul pemboman Israel di Rafah timur di Jalur Gaza selatan, 13 Februari 2024, di tengah konflik Israel dan kelompok militan Hamas, Palestina. (SAID KHATIB/AFP)
Asap mengepul menyusul pemboman Israel di Rafah timur di Jalur Gaza selatan, 13 Februari 2024, di tengah konflik Israel dan kelompok militan Hamas, Palestina. (SAID KHATIB/AFP)

Banyak warga Israel khawatir bahwa dunia telah melupakan para sandera, dan mereka secara rutin menggelar protes anti-pemerintah yang menuntut Pemerintah Israel menegosiasikan kembalinya para sandera dari tawanan.

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Jumat (5/4/2024) mendesak para pemimpin Mesir dan Qatar untuk menekan militan Hamas agar menyetujui gencatan senjata di Gaza dan kesepakatan penyanderaan menjelang putaran perundingan baru akhir pekan ini di Kairo.

Bacaan Lainnya

Juru bicara keamanan nasional Gedung Putih, John Kirby, mengtakan Direktur Badan Intelijen Pusat AS (Central Intelligence Agency/CIA) Bill Burns akan memimpin delegasi AS dalam pembicaraan antara Hamas dan Israel di Kairo, Mesir..

Berdasarkan proposal terbaru, Israel dan Hamas akan menyetujui gencatan senjata yang berlaku selama enam minggu dengan imbalan pembebasan sandera yang sakit, lanjut usia, dan terluka yang ditahan oleh Hamas. [voa]

Jaringan: VOA

Total Views: 531

Pos terkait