Tato Naga Banjir Peminat Jelang Imlek

Siluet seorang pria berjalan melewati patung naga di pekan raya tahun baru Imlek di Beijing, China. 10 Februari ini warga Tionghoa memasuki Tahun Naga menggantikan Tahun Kelinci.
Siluet seorang pria berjalan melewati patung naga di pekan raya tahun baru Imlek di Beijing, China. 10 Februari ini warga Tionghoa memasuki Tahun Naga menggantikan Tahun Kelinci.

Pada masa lalu, tato naga sering dikaitkan dengan gangster dan keanggotaan triad. Tetapi kini, tato itu populer dan tidak memiliki hubungan yang sama.

Terdapat ratusan studio tato di Hong Kong, mulai dari studio kecil dengan satu seniman tato hingga studio besar dengan lima atau enam seniman. Dengan semakin dekatnya Tahun Naga, permintaan akan tato naga semakin meningkat.

Bacaan Lainnya

Seniman tato kelahiran Inggris John Dougall telah menjalankan salon tato “Dragon’s Lair” selama lebih dari sepuluh tahun. Naga adalah salah satu desain khasnya.

Dougall mempelajari seni tato di Hong Kong dari Jimmy Ho, salah seorang seniman tato paling terkenal dan paling dihormati di kota tersebut. Baginya, naga adalah simbol yang abadi dan tidak akan pernah ketinggalan zaman.

“Saya hanya berpikir secara estetis, mereka terlihat sangat-sangat keren. Dan mereka benar-benar dibuat untuk ada pada tubuh. Ditato di mana saja, naga akan tampak bagus. Menurut saya, tato naga tak lekang oleh waktu, sungguh. Tato itu akan tampak bagus ketika kita berusia 20 tahun dan akan tetap tampak bagus ketika kita berusia 60 tahun. Naga bukan sesuatu yang akan ketinggalan zaman.”

Imlek, juga dikenal sebagai Festival Musim Semi, menandai dimulainya kalender lunisolar. Setiap tahun diberi nama berdasar satu dari 12 tanda zodiak Tiongkok dalam siklus yang berulang.

Tahun Naga menggantikan Tahun Kelinci. [voa]

Jaringan: VOA
Editor: Anton Marulam

Total Views: 617

Pos terkait