Natuna, JurnalTerkini.id – Sekda Natuna, Boy Wijanarko menghadiri acara penutupan latihan survival dasar di Pantai Tanjung Bunguran Timur Laut, Sabtu 03 Februari 2024.
Latihan survival dasar berlangsung selama dua hari diberi sandi “Punai Sakti-24”. Selama latihan, peserta akan dibekali dengan berbagai keterampilan bertahan hidup, seperti mencari sumber air, membuat tempat berlindung, dan mencari pertolongan.
Latihan ini diikuti sebanyak 127 personel terdiri dari 19 personel Komando Latihan (Kolat),10 personel pelatih, 48 pendukung dan 50 peserta latihan yang terdiri dari prajurit Lanud RSA, Skadron Udara 52 serta melibatkan personel dari Satrad 212, Denhanud 477 Kopasgat, BPBD Natuna, Satpol PP, Damkar dan Basarnas Natuna.
Komandan Lanud Raden Sadjad (RSA) Natuna, Kolonel Pnb Dedy Iskandar, S.Sos., M.M.S., M.Han., dalam sambutanya menyampaikan Latihan ini bertujuan untuk menyegarkan kembali dan mempersiapkan fisik maupun mental peserta, agar mampu menghadapi keadaan darurat, baik di darat maupun di laut.

“Dua hari ini peserta latihan diberi berbagai pengetahuan seperti : ilmu medan peta dan kompas (IMPK), ilmu botani untuk mempelajari tentang jenis tumbuhan berdasarkan kegunaan dan pemanfaatannya, pemanfaatan jebakan hewan (BOOBY TRAP), membuat bivak/Shelter, ilmu P3K dalam rangka penanganan korban yang mengalami cedera/ luka, pengenalan KSPT (Kerja Sama Dengan Pesawat Terbang),” jelasnya.

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa kegiatan ini akan menjadi agenda rutin dalam rangka pengembang sumberdaya yang siap, sigap dan unggul dalam menghadapi berbagai tantangan kedepannya.
Acara penutupan ditandai dengan pelepasan lencana tanda pelatihan secara simbolis oleh Kolonel Pnb Dedy Iskandar, S.Sos., M.M.S., M.Han, serta penyerahan penghargaan kepada regu terbaik dan penyerahan sertifikat partisipasi pelatihan kepada peserta. (Ron/kominfona)
Editor : Anton Marulam





