Karimun, JurnalTerkini.id – Badan Usaha Pelabuhan Pemkab Karimun, PT Pelabuhan Karimun (Perseroda) berharap Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melanjutkan proyek penambahan dermaga Pelabuhan Kargo Parit Rempak, Kecamatan Meral.
“Alhamdulillah kalau bisa dilanjutkan pembangunannya. Ini tentu akan mempercepat proses bongkar muat barang dari kapal,” kata Direktur Operasional PT Pelabuhan Karimun H Aprilzal di kantornya pekan lalu.
Aprilzal menjelaskan, pembangunan dermaga pelabuhan kargo oleh Pemprov Kepri terhenti sejak pandemi COVID-19. Dermaga itu dibangun dari sisi jalan masuk dan terhubung membentuk segitiga dengan dermaga yang sudah ada.
“Dermaga yang dibangun Pemprov itu merupakan proyek multiyears, dan sudah dua kali (penganggaran), tapi belum bisa digunakan karena belum rampung,” kata pria yang biasa disapa Haji Ical ini.
Jika pembangunan dermaga itu dilanjutkan, kata dia, maka proses bongkar muat kapal bisa sampai tiga kapal sekaligus.
“Dermaga yang sudah ada hanya bisa satu kapal. Kondisi ini menyebabkan kapal harus antre menunggu giliran. Karena itu, kami tentu berharap agar dermaga yang dibangun provinsi ini bisa diselesaikan,” katanya.
Informasi dihimpun, pembangunan dermaga ini dimulai sejak 2017 dan diteruskan pada 2018 dengan anggaran mencapai Rp10 miliar. Namun pada 2019, proyek ini terhenti seiring mewabahnya virus corona atau COVID-19. (yra)
Baca juga jurnal berita Karimun berikut: Pelabuhan STG Berlakukan Tarif Progresif Parkir Mulai Februari, Ini Besarannya
Editor: M Sarih






