Zionis Kembali Lancarkan Serangan Udara di Gaza, Dua Jurnalis Tewas

Para jurnalis berduka atas kematian rekan mereka, Mustafa Thuria, kamerawan untuk kantor berita AFP, yang tewas dalam serangan udara Israel, pada pemakamannya di Rafah di Jalur Gaza hari Minggu, 7 Januari 2024.
Para jurnalis berduka atas kematian rekan mereka, Mustafa Thuria, kamerawan untuk kantor berita AFP, yang tewas dalam serangan udara Israel, pada pemakamannya di Rafah di Jalur Gaza hari Minggu, 7 Januari 2024.

JALUR GAZA — Dua jurnalis dilaporkan tewas pada hari Minggu (7/1/2024) di Gaza akibat serangan udara Zionis Israel. Kedua jurnalis tersebut adalah Mustafa Thuria, kamerawan untuk Agence France-Presse (AFP) dan Hamza Wael Dahdouh, seorang jurnalis Al Jazeera – ketika Israel melanjutkan serangan militernya yang bertujuan untuk melenyapkan Hamas.

Kedua jurnalis tersebut terbunuh saat mengendarai, menurut kementerian kesehatan yang dikelola Hamas di Gaza.

Bacaan Lainnya

Militer Israel belum mengomentari serangan tersebut.

Ayah Hamza adalah kepala biro Al Jazeera di Gaza dan baru-baru ini terluka dalam sebuah serangan. Istri dan dua anaknya tewas pada hari-hari awal konflik.

Kota Khan Younis di Gaza selatan juga terkena serangan udara Israel pada hari Minggu, menewaskan dan melukai beberapa orang.

Pasukan Zionis Israel telah mengklaim telah menyelesaikan pembongkaran “kerangka militer” Hamas di Gaza utara, menewaskan sekitar 8.000 militan di wilayah itu dan menyita puluhan ribu senjata dan jutaan dokumen di sana, kata juru bicara militer Israel pada hari Sabtu.

Dalam sebuah konferensi pers secara daring, Laksamana Muda Daniel Hagari mengatakan pasukan Zionis kini memusatkan perhatian pada pembubaran Hamas di Jalur Gaza tengah dan selatan. Dia mengakui upaya itu akan memakan waktu.

Total Views: 282

Pos terkait