126 Orang Tewas Akibat Gempa di Jepang

Sebuah truk pemadam kebakaran tertimpa reruntuhan di Wajima di Semenanjung Noto, barat laut Tokyo, 5 Januari 2024. (Foto: AP)
Sebuah truk pemadam kebakaran tertimpa reruntuhan di Wajima di Semenanjung Noto, barat laut Tokyo, 5 Januari 2024. (Foto: AP)

Sedikitnya 126 orang tewas akibat gempa berkekuatan 7,5 magnitudo pada Hari Tahun Baru di wilayah Ishikawa, pulau utama Honshu, Jepang.

Tim penyelamat dan penduduk terus menyisir puing-puing pada Sabtu (6/1/2023) untuk mencari korban tewas. Mereka mulai berfokus pada pencarian jenazah, bukan lagi penyintas setelah gempa bumi dahsyat lima hari lalu.

Bacaan Lainnya

Jumlah korban tewas dipastikan bertambah. Pihak berwenang mengatakan sebanyak 210 orang masih belum ditemukan.

Namun aktivitas penyelamatan terhambat oleh cuaca buruk – salju diperkirakan akan turun pada Minggu — dan jalan-jalan yang retak menganga dan terhalang oleh sekitar tanah longsor.

Rumah-rumah yang berisi korban jiwa yang ditemukan akan ditandai dan dibiarkan begitu saja sampai petugas koroner dapat datang bersama kerabatnya untuk mengidentifikasi jenazah tersebut.

Perahu nelayan terombang-ambing seperti mainan di pantai akibat gelombang tsunami yang kabarnya juga menghanyutkan satu orang.

Komunitas pesisir Shiromaru, yang dilanda tsunami setinggi beberapa meter pada 1 Januari, dipenuhi puing-puing kayu, logam, dan plastik yang berantakan.

“Tsunami datang dari teluk Shiromaru melalui sungai, dan kemudian mengalir melalui jalan,” kata Toshio Sakashita, salah seorang warga. [voa]

Jaringan: VOA
Editor: Anton Marulam

Total Views: 272

Pos terkait