Masih menurut Gubernur, pemerintah provinsi telah memberikan bantuan bagi mubaligh hinterland yang tahun ini kembali dilanjutkan. Di mana ada 50 orang mubaligh yang dikirim ke pulau-pulau di seluruh Kepri. Program ini dialokasikan anggaran sebesar Rp2,6 miliar dimana masing- masing menerima sebesar Rp 4,3 juta.
Pada kesempatan tersebut, juga ada penyerahan bantuan hibah barang dan juga kendaraan dari badan nirlaba sukarela yang bersifat sosial kemasyarakatan. Bantuan yang diberikan berupa kendaraan mobil jenazah, tenda dan juga kursi. Juga ada bantuan perikanan berupa boat pancung fiber bermesin 40 PK, kawat bubu, cool box dan bubu ketam.
“Semoga semua bantuan yang kita berikan, benar-benar bermanfaat bagi bapak/ibu semua. Insya Allah paling lama Minggu depan bantuan akan cair, dan khusus untuk guru dalam dua hari ini sudah bisa ditransfer,” ucapnya.
Sepanjang menyampaikan sambutannya, Gubernur Ansar tak lupa menyampaikan berbagai macam program pembangunan yang sedang dan akan dilakukan Pemerintah Provinsi Kepri. Mulai dari pemberian bantuan modal usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan bunga 0 persen.
Juga ada program Kepri Terang. Dimana ada 8.500 KK yang tidak mampu dan berada dikawasan 3T, yang dibantu untuk pemasangan listrik. Berikutnya, program bantuan bea siswa bagi siswa dan mahasiswa, keberadaan rumah singgah baik di Batam ataupun Jakarta yang telah ramai dimanfaatkan masyarakat yang tengah berobat.
“Dimana seluruh kamar selalu terisi penuh oleh pasien. Sehingga akan berusaha untuk menambah jumlah kamar yang ada” tutup Gubernur Ansar.
Hadir pada kesempatan itu, Anggota DPRD Provinsi Kepri, Wahyu Wahyudin, Irwansah, Alex Guspeneldi, dan Asmin Patros. Kemudian Tim Pendampingan Hukum Kajati Kepri Roli Noli Wijaya, Tim Percepatan Pembangunan, Kepala OPD Provinsi Kepri, dan hadirin dan undangan lainnya. (rls)






