Berselang tiga menit, Lambourde hampir membawa Prancis semakin unggul ketika ia tinggal berhadapan dengan kiper. Namun, sayangnya tendangan striker bernomor punggung 9 itu tidak menemui sasaran.
Walaupun bermain dengan 10 pemain, Mali tidak menyerah. Tim runner-up Piala Dunia U-17 2015 itu terus berusaha memanfaatkan kesempatan sekecil apa pun untuk menembus pertahanan Prancis, salah satunya saat tendangan bebas Hamidou Makalou pada menit ke-88 membentur mistar gawang.
Hingga wasit meniup peluit panjang, tidak ada gol tambahan yang tercipta dan Prancis maju ke partai final untuk menantang Jerman U-17. Prancis mengobati kekecewaan pada edisi terakhir karena mereka gagal di semifinal setelah ditaklukkan tim yang di akhir turnamen menjadi juara, Brazil dengan skor 2-3.
Mali akan menjalani laga perebutan tempat ketiga melawan Argentina yang di partai semifinal dikalahkan Jerman melalui adu penalti dengan skor 4-2 setelah sama kuat 3-3 pada waktu normal.
Berikut susunan pemain kedua tim:
Prancis U-17: Paul Argney, Yvann Titi, Nhoa Sangui, Bastien Meupiyou, Joachim Kayi Sanda, Mathis Lambourde, Ismael Bouneb, Tidiam Gomis, Aymen Sadi, Fode Sylla, Mathis Amougou
Pelatih: Jean-Luc Vannuchi
Mali U-17: Bourama Kone, Moussa Traore, Hamidou Makalou, Souleymane Sanogo, Issa Traore, Sekou Kone, Ibrahhim Diarra, Ange Martial Tia, Ibrahim Kanate, Baye Coulibaly, Mahamoud Barry
Pelatih: Soumaila Coulibaly (siberindo)
Editor: M Sarih





